Rabu, 02 Juli 2014

Pengertian dan Fungsi SSH

Pengertian SSH adalah akronim dari Secure Shell yang merupakan sebuah protokol jaringan yang memanfaatkan kriptografi untuk melakukan komunikasi data pada perangkat jaringan agar lebih aman. Dalam konsepnya penggunaan SSH ini harus di dukung oleh server maupun perangkat atau komputer klien yang melakukan pertukaran data. Keduanya harus memiliki SSH server dari sisi komputer server dan SSH klien untuk komputer penerima (klien).

Banyaknya masalah keamanan jaringan memang menjadi hal serius untuk dihadapi, terutama untuk jaringan yang menghubungkan pertukaran data yang krusial. Sebagai contoh perbankan, pemerintah, dan instansi swasta yang membutuhkan perlindungan data terhadap konsumen dan bisnisnya, bahkan antivirus terbaik pun tidak dapat memberikan perlindungan secara sempurna.

Fungsi SSH


Fungsi SSH dapat digunakan untuk menggantikan telnet, rlogin, ftp, dan rsh, salah satu fungsi utamanya adalah untuk menjamin keamanan dalam melakukan transmisi data pada suatu jaringan. SSH banyak dimanfaatkan oleh berbagai network admin di berbagai belahan dunia untuk mengontrol web dan jenis jaringan lainnya seperti WAN.
Fungsi SSH ini sebenarnya adalah dibuat untuk menggantikan protokol sebelumnya yang dianggap sangat rentan terhadap pencurian data melalui malware berbahaya. Protokol tersebut antara lain adalah rlogin, TELNET dan protokol rsh.
Fungsi SSH
  1. Melakukan enkripsi terhadap data yang dikirim
  2. Protokol untuk pertukaran data dalam suatu jaringan
  3. Otentifikasi, mekanisme untuk memastikan pengirim dan penerima adalah benar dan aman.
  4. Kerahasiaan, memastikan kerahasiaan data yang dikirim agar hanya diketahui oleh penerima dan pengirim.

Sejarah SSH


Sejarah SSH merupakan salah satu penemuan di tahun 1995 oleh Tatu Ylönen, seorang peneliti dari Helsinki University of Technology, Finlandia. Ia mendesain salah satu protokol SSH pertama yang sekarang disebut sebagai SSH-1 untuk menghalau serangan password-sniffing (teknik pencurian password) pada jaringan universitas itu sendiri.
Sebagai peneliti ia memutuskan untuk membuat protokol ini sebagai freeware, karena pentingnya aplikasi SSH ini membuat tools ini sangat populer. Dalam waktu singkat telah digunakan oleh 20,000 user di lebih dari 50 negara di seluruh dunia.  Saat ini tentu pengguna aplikasi SSH ini telah mencapai jutaan pengguna di seluruh dunia.

Pengertian SSH dan Fungsi SSH untuk Keamanan Jaringan


Pengertian SSH umumnya untuk memudahkan pemahaman adalah dengan membandingkannya dengan telnet dan ftp. SSH sebagai protokol sejenis yang memberikan keamanan dan enkripsi dalam setiap pertukaran datanya. Topologi jaringan komputer merupakan  salah satu faktor penentu kinerja keamanan jaringan. Topologi jaringan terpusat akan membantu mempermudah menggunakan aplikasi seperti SSH ini.

Jenis-jenis Malware Berbahaya Untuk Komputer

Perkembangan teknologi yang canggih mmeberikan manfaat yang luar biasa bagi kehidupan namun, hal tersebut merupakan celah bagi pada cyber criminal untuk menciptakan jenis-jenis malware yang berbahaya. Pengguna gadget seperti laptop, tablet atau smarphone semakin dibayangi keberadaan malware pada gadget kesayangannya. Mengapa malware ini menjadi sangat berbahaya?? karena memang bisa merugikan gadget dan penggunanya. Penjelasan selengkapnya, simak artikel ini.

Apa Itu Malware??

Malware terbentuk dari kependekan kata dari malicious dan software yang berarti perangkat lunak berbahaya, jadi malware tersebut adalah software berbahaya yang digunakan untuk mengganggu pengoperasian pada komputer. Malware bekerja untuk mengumpulkan informasi sensitif untuk mendapatkan akses ke sistem komputer pribadi. Hal tersebut bisa muncul dalam bentuk kode, script, konten aktif dan perangkat lunak lainnya . ” Malware” sendiri merupakan istilah umum yang digunakan untuk merujuk kepada berbagai bentuk perangkat lunak yang berlawanan dengan mengganggu aktifitas penggunaan komputer.
Malware sebenarnya merupakan perangkat lunak yang bisa saja karena program komputer yang masih belum dikoreksi tentang keberadaan bug atau semacamnya namun, malware berbeda dengan perangkat lunak yang masih bermasalah tersebut. Malware melakukan penyamaran sebagai software asli yang kemudian akan menarik para pengguna untuk mendapatkan software tiruan berbahaya ini, padahal di dalam malware berbahaya tersebut sudah tertanam perangkat berbahaya yang akan berjalan ketika mulai menjalanken program tersebut.

Jenis-jenis Malware Yang Harus Diketahui

Malware terdiri dari beberapa jenis, hal tersebut diklasifikasikan dengan bagaimana penyerangannya terhadap komputer. Berikut ini beberapa jenis-jenisnya :
  • Adware
Adware merupakan singkatan dari Ad= advertise(iklan) dan ware= software (perangkat lunak) merupakan jenis malware yang secara otomatis memberikan iklan. Contoh umum adware termasuk iklan pop up di situs web dan iklan yang ditampilkan oleh perangkat lunak. Sering kali perangkat lunak dan aplikasi menawarkan versi “gratis” yang ternyata dibundel dengan adware. Kebanyakan adware disponsori atau ditulis oleh pengiklan dengan fungsi sebagai alat untuk menghasilkan pendapatan. Sementara beberapa adware tidak semata-mata dirancang untuk memberikan iklan, namun adware sudah dicombaine dengan alat mata-mata yang mampu melacak aktivitas pengguna dan mencuri informasi (spyware).
  • Spyware
Spyware adalah jenis malware yang berkerjai dengan memata-matai aktivitas pengguna tanpa sepengetahuan mereka. Kemampuan mata-mata ini dapat mencakup pemantauan kegiatan, informasi penekanan tombol, data-data yang penting seperti informasi keuangan, pasword pribadi dan banyak lagi. Spyware sering memiliki kemampuan tambahan juga, mulai dari memodifikasi pengaturan keamanan dari perangkat lunak atau browser untuk mengganggu koneksi jaringan. Spyware menyebar dengan memanfaatkan kerentanan software, bundling pada software, atau terkena virus trojan.
  • Trojan Horse
Malware  trojan horse, umumnya dikenal sebagai “Trojan” yaitu sejenis malware yang menyamar sebagai file atau program untuk mengelabui pengguna agar mendownload dan menginstal malware secara normal. Trojan dapat memberikan pihak jahat terhadao akses remote ke komputer yang terinfeksi. Setelah penyerang memiliki akses ke komputer yang terinfeksi, akan dimanfaatkan bagi penyerang untuk mencuri data, menginstal malware, memodifikasi file, aktivitas pengguna monitor dan aktivitas internet secara anonim oleh penyerang.
  • Virus
Virus merupakan bentuk malware yang mampu menyalin dirinya sendiri dan menyebar ke komputer lain. Virus seringkali menyebar ke komputer lain dengan melampirkan diri di berbagai program dan mengeksekusi kode ketika pengguna menggunakan program yang terinfeksi. Virus juga dapat menyebar melalui file, dokumen dan kerentanan scripting dalam aplikasi web. Virus dapat digunakan untuk mencuri informasi , komputer host berbahaya pada jaringan, mencuri uang , membuat iklan dan masih banyak lagi.
  • Worm
Worm adalah salah satu jenis yang paling umum dari malware. Mereka tersebar di jaringan komputer dengan memanfaatkan kerentanan sistem operasi. Worms biasanya menyebabkan kerusakan pada jaringan “inang” mereka dengan mengkonsumsi bandwidth dan overloading server web. Cacing komputer juga dapat berisi ” muatan ” seperti potongan kode yang ditulis untuk melakukan tindakan pada komputer yang terkena lebih dari sekedar menyebarkan worm tersebut yang biasanya dirancang untuk mencuri data atau menghapus file. Worm komputer dapat diklasifikasikan sebagai jenis virus komputer tetapi ada beberapa karakteristik yang membedakan worm dari virus biasa. Perbedaan utama adalah bahwa worm memiliki kemampuan untuk mereplikasi diri dan menyebar secara independen sementara virus bergantung pada aktivitas manusia untuk menyebarkan seperti menjalankan program, membuka file dan sebagainya. Cacing sering menyebar dengan mengirimkan email massal dengan lampiran yang terinfeksi ke kontak pengguna.

Antivirus Terbaik Indonesia

Daftar software antivirus terbaik berikut ini, sudah menjadi software wajib yang ada pada PC atau laptop untuk menghindari bahaya virus yang bisa merusak komputer. Virus komputer bukan hal yang baru lagi, apalagi kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya pada sistem operasi dan kerusakan data saja, namun juga tindakan pencurian data penting yang anda miliki.

Aplikasi anti virus ini diharapkan dapat mencegah keganjilan-keganjilan yang terjadi pada komputer anda karena perbuatan malware berbahaya yang tanpa di sadari bercokol pada komputer anda.

Antivirus Terbaik


Dari sekian banyak anti virus yang bisa kita gunakan, beberapa di antaranya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri dalam mengatasi dan menghilangkan virus komputer. Tim blogging Indonesia melakukan rating terhadap antivirus terbaik berikut ini, dari berbagai referensi yaitu :
1. Kapersky
antivirus terbaikKaspersky Antivirus 2013 menduduki peringkat pertama sebagai perangkat lunak antivirus terbaik dalam seluruh keamanan internet hanya dengan 1 aplikasi saja. Pengujian mengenai keamanan kaspersky ini telah dilakukan oleh Virus Bulletin, ICSA Labs dan West Coast Labs dan menghasilkan peringkat tinggi pada review aplikasi antivirus. Kaspersky dikemas menjadi satu dengan banyak fitur yang melakukan lisensi terhadap 3 pengguna untuk perlindungan semua PC dan laptop.
2. AVG
Aplikasi anti virus berbayar memang memberikan keamanan yang lebih premium, namun untuk keamanan anti virus gratis ini Anti-Virus Free 2013 dari AVG  menjadi salah satu perangkat lunak antivirus gratis terbaik yang tersedia saat ini. Hal ini bisa di lihat terhadap proteksi penuh seperti pada software download gratis yang lengkap, termasuk email scanner, tautan scanner, dijadwalkan pemindaian pilihan, update otomatis dan masih banyak lagi.
3. Norton
Antivirus Norton 2013 masuk peringkat aplikasi antivirus terbaik, setelah memberikan hasil mengejutkan dalam tes yang dilakukan baru-baru ini pada uji laboratorium Jerman AV-Test. Secara keseluruhan, Norton Antivirus merupakan kumpulan suite antivirus terbaik dan terus mengembangkan fitur proteksi, yang melindungi PC Anda dari virus, trojandan spyware lainnya.
4. Eset Nod32
Sala satu kelebihan yang dilakukan oleh anti virus Eset Nod32 ini karena bisa berjalan dengan ringan dan tidak dalam dalam operasinya. Hal ini yang membuatnya banyak di pakai dan juga hanya melakukan perbaikan tanpa melakukan penghapusan file-file tersebut.
5. Avira
Satu lagi anti anti virus gratis yang melindungi PC dari virus, Trojan, worm, spyware, adware, dan bekerja penuh terhadap serangan malware adalah Avira Free AntiVirus. Avira cukup aman digunakan sebagai anti virus pada jaringan komputer dengan kemudahan dalam penggunaannya yang berjalan pada multi sistem operasi seperti Windows 7, Windows Vista, dan Windows XP dan juga versi gratis untuk Linux.

Antivirus Terbaik


Penggunaan antivirus terbaik pada PC atau leptop anda memang bisa menjadi proteksi yang handal pada virus komputer yang menyebalkan, tapi akan lebih baik jika menghindari virus leptop dari pada mengobatinya denga tips berikut :
  1. Flashk disk portabel memang memudahkan kita untuk memindahkan data tapi flash disk bisa menjadi sarang virus. Untuk itu lakukan pemindaian terhadap isi flash disk saat dicolok pada PC
  2. Jika ingin mengunduh file, lakukan scanning file terlebih dahulu sebelumnya
Software antivirus yang ditunjang dengan penggunaan PC yang aman, akan menghindari dari bahaya virus komputer.